0651 32432

Jln. Prada Utama No.15 Gampong Pineung, Kota Banda Aceh

triangle
STIES Bahas Perubahan Kurikulum Manajemen dan Akuntansi Berbasis KKNI

STIES Bahas Perubahan Kurikulum Manajemen dan Akuntansi Berbasis KKNI

STIES Bahas Perubahan Kurikulum Manajemen dan Akuntansi Berbasis KKNI

STIES Bahas Perubahan Kurikulum Manajemen dan Akuntansi Berbasis KKNI

 

Tim Pengembangan Kurikulum STIES mengadakan pembahasan perubahan kurikulum Program Studi Manajemen dan Akuntansi pada Sabtu (14/7/18) yang diikuti Ketua, Wakil Ketua, Ketua Program Studi dan jajaran dosen di lingkungan STIES. Kegiatan yang berlangsung di aula STIES ini dibuka oleh Ketua STIES Rusman SE MSi. Pembahasan perubahan kurikulum Prodi Manajemen dan Akuntansi ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan Sosialisasi Kurikulum Berbasis KKNI yang digelar sepekan sebelumnya. Kegiatan ini juga turut menghadirkan Dr Mahdani Ibrahim, Dosen FEB Unsyiah sebagai resource person.

Dalam pembahasan itu ada sejumlah gagasan yang berkembang terkait dengan penambahan dan penghapusan mata kuliah yang tidak relevan. Pada sesi pertama pembahasan Mata Kuliah Prodi Manajemen, ada sejumlah mata kuliah yang dimasukkan diantaranya Perilaku Organisasi, Manajemen Pengadaan Barang dan Jasa, Teknik Proyeksi Bisnis, TOEFL Preparation, FIlsafat Ilmu, Bisnis Digital dan Praktek Kerja Lapangan. Penambahan mata kuliah Manajemen Pengadaan Barang dan Jasa menurut Ketua Prodi Manajemen Banta Karollah SE MSM penting untuk dimasukkan untuk melengkapi lulusan STIES dengan keahlian dalam bidang pengadaan. "Selama ini banyak proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah bahkan sampai di tingkat gampong yang mengalami kendala karena kekurangan tenaga ahli. Ini yang menjadi dasar kita masukkan mata kuliah ini. Untuk dosennya kita akan siapkan dari tenaga ahli yang punya kompetensi dalam bidang pengadaan, sehingga mahasiswa bisa mendapatkan ilmu dan praktiknya langsung,"papar Banta.

Sementara Mata Kuliah Teknik Proyeksi Bisnis menurut Dr H Yahya Kobat sama sekali berbeda dengan mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis. Mata kuliah ini lebih kepada proyeksi atau peramalan tentang peluang-peluang bisnis yang sifatnya matematis. "Dulu Prof Sugiyarto dan saya yang mengajarkan mata kuliah ini,"tukas Dr Yahya. Sementara itu Dr Mahdani Ibrahim menyarakan agar perubahan kurikulum ini didasari pada visi misi STIES dan program studi, khususnya jika setiap prodi memiliki konsentrasi. Untuk itu penambahan mata kuliah baru harus relevan dengan konsentrasi yang ada. Misalnya di Prodi Manajemen ada konsentrasi Sumber Daya Manusia dan Manajemen Pemasaran. Penempatan mata kuliah juga harus sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif mahasiswa.

Pada kesempatan itu Ketua Tim Pengembangan Kurikulum STIES Drs Saluddin Al Cassany menyatakan bahwa pada tahap pembahasan ini, pihaknya akan menampung seluruh saran perubahan dan penambahan mata kuliah baru yang disesuaikan dengan realitas terkini seperti Industri 4.0.    Mengenai penempatan mata kuliah, pihaknya juga akan mempertimbangkan aspek kepatutan, misalnya untuk mata kuliah Filsafat Ilmu apakah sesuai jika ditempatkan di semester kedua atau di semester akhir. Pembahasan kurikulum kemudian dilanjutkan dengan Prodi Akuntansi pada sesi kedua. 

Terkait dengan perubahan Kurikulum ini, Ketua STIES Rusman SE MSi menambahkan bahwa pihaknya menargetkan kurikulum baru ini dapat segera diterapkan mulai semester ganjil 2018/2019. Untuk itu dirinya berharap Tim Pengembangan Kurikulum untuk terus bekerja sesuai jadwal. Karena setelah ini akan ada workshop dengan menghadirkan sejumlah pakar tentang kurikulum Prodi Manajemen dan Akuntansi. Harapannya setelah workshop nantinya, struktur kurikulumnya dapat dimantapkan lagi.

Comment

Leave a Comment